"kalau kamu kenalan sama cowok terus dia declare dia gay, kamu masih mau kenal dan temenan sama dia gak?"
menurut aku itu pertanyaan aneh, karena selama 20 tahun lebih aku belum pernah punya temen cowok gay, kalaupun ada, aku rasa gak mungkin dia "buka" gitu aja statusnya di depanku.
"Ya, aku sih belum pernah punya temen gay Al, tapi selama dia gak pacaran sama cowokku dibelakangku, aku rasa gak ada masalah kalau berteman sama gay" itu jawaban yang tiba - tiba keluar dari mulutku, konyol ya jawaban ku :)
"oh gitu...OK, aku gay, pacarku pilot air france"
Cowok ini serius sama yang dia omong barusan, hal itu yang terlintas pertama kali di pikiranku waktu dengar pengakuannya.
"oh gitu......cakep gak cowokmu?" aku berusaha bereaksi sewajarnya di depan Aldo supaya dia gak tersinggung.
"Cakep dong, namanya Andre (juga bukan nama sebenernya ya), nih fotonya"
Aldo menyodorkan hpnya dan menunjukkan foto cowok yang bisa dibilang cakep dan mungkin banyak cewek yang naksir kalau gak tahu dia gay.
Dari obrolan itu, aku bisa berteman sama Aldo dan aku jadi tahu banyak hal tentang orang yang memiliki "pilihan khusus" untuk hidupnya.
Ternyata gak seperti yang terlihat, Aldo dan yang lainnya juga ingin sama seperti yang lain, tapi mereka tidak bisa "melawan" apa yang dirasakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar