Rabu, 15 Mei 2013

LOVE...LOVE...LOVE ;)

LOVE...LOVE...LOVE ;) 

Sore - sore gini, tetiba ada temen laaaamaaaaa banget yang "muncul" lagi di LINE,
"kamu gimana kabar?" sebenernya gak ada yang spesial sama dia tapi gara - gara dia "muncul" lagi jadi keinget sama temennya dulu yang sempet deket. Jadi gini ceritanya....
waktu SMU di Surabaya dulu, aku pernah deket sama cowok yang saat itu jadi ketua OSIS tapi no heart feeling karena masih "polos" dan si ketua OSIS ini punya anggota yang ganteng (pada saat itu ya, sekarang sih gak tau ya), nah aku waktu itu naksir sama si anggota itu.
setelah ngobrol panjang dan lebar sama si ketua OSIS yang tetiba "muncul" ini, tetiba dia nulis
"kamu inget si Aldo gak?" (anggep aja itu nama aslinya ya) ;)
"hah, iya gimana kabar tu cowok ganteng, masih tetep ganteng sekarang"?
dari obrolan itu akhirnya, aku tahu kalau si cowok yang dulu ganteng itu sekarang sudah jadi dokter di Surabaya dan yang lebih penting lagi kabar tentang si cowok ganteng itu belum punya pasangan sekarang ini (intinya sih masih ngarep yak ;D ).
dengan perjuangan keras dan penuh pengorbanan (iya...iya...ini lebay) aku bisa dapet nomer hp dan id LINE si cowok ganteng berjudul Aldo itu. Tapi yang jadi masalah sekarang gimana caranya aku bisa dapet alasan yang tepat buat bisa ngobrol sama dia, lagi - lagi si ketua OSIS ini jadi "dewa penolong" di saat yang tepat, tanpa aku minta keluar kata - kata
"bulan depan aku ada acara bareng sama dia di Jakarta, ntar aku telpon biar bisa meet up"
baca tulisan itu, aku tiba - tiba senyum - senyum sendiri, gak sadar kalau lagi di kantor dan diperhatiin temen kantor lainnya, tapi biarin aja deh, emang lagi dapet berita gembira kok jadi wajar kalau senyum - senyum sendiri (iya...iya...bener, ini pembenaran aja kok) ;).
tapi kalau ada pertanyaan "apa yang bikin senyum - senyum sendiri gitu?" aku sendiri gak bisa jawab.
apa karena temen lama "muncul" lagi,
atau karena berita si cowok yang dulu ganteng itu, belum punya pasangan sekarang,
atau karena berita mau di ajak ketemuan sama si cowok yang dulu ganteng itu,
aku gak bisa milih jawaban yang pasti deh.
yang jelas sejak sore ini, aku bakal berharap cepet - cepet bulan depan, biar bisa ketemu sama si cowok yang dulu ganteng itu.


Nah waktu aku cerita hal ini sama temenku yang lain, dia kasih pertanyaan
"kamu masih suka sama si cowok yang dulu ganteng itu?"
lagi - lagi aku juga gak bisa jawab.
Aku gak tahu apa itu suka, cinta atau sayang atau apalah namanya, yang Jelas berita kedatangan si cowok yang dulu ganteng itu bikin aku senyum - senyum sendiri gak jelas ;)
 

Selasa, 14 Mei 2013

MY OFFICE and MY OFFICE MATE ;)

Setelah bertahun - tahun gak buka blog ( iyeeee tau, LEBAY banget yak), karena sibuk, atau bisa di bilang sok sibuk sih, akhirnya hari ini mood nulisnya muncul lagi.
Posting kali ini aku pengen share pengalaman nyata,
jadi begini ceritanya....jengjengjeng....!!!!!!! (iya bener..ini LEBAY lagi) ;D
belakangan ini aku denger cerita tentang masalah yang ada di kantor dan masalah sama temen kantor, dan itu yang bikin posting kali ini aku kasih judul
MY OFFICE and
MY OFFICE MATE ;)
Terkadang kita bekerja di satu lingkungan kerja dengan tuntutan yang tinggi, bahkan mungkin bisa melebihi kemampuan kerja kita sebelumnya.
kita dituntut bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari sebelumnya,
kita dituntut bisa menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang lebih sempurna dari sebelumnya,
bahkan gak jarang kita juga dituntut bisa menemukan jalan keluar sendiri dari masalah pekerjaan yang kita hadapi.
dengan tuntutan - tuntutan itu, terkadang ada yang deperesi dan akhirnya memutuskan resign dari tempat kerjanya, dan ada juga yang sampai jadi korban bully temen kantornya sendiri.
kalau dari aku sih mencoba melihat dari berbagai sisi,
mungkin aja semua perlakuan orang2 kantornya itu akibat dari semua perlakuannya sendiri jadi dia "pantas" diperlakukan seperti itu atau memang teman2 kantornya yang tidak bisa "menerima" dia di kantor itu.
dari masalah pekerjaan memang kita sebagai pribadi harus bisa menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang ada termasuk bisa menyesuaikan dengan semua tuntutan2 yang ada di situ, tapi tetap semuanya pasti ada prosesnya, kalaupun kita merasa belum bisa meyesuaikan atau perlu waktu lama untuk menyesuaikan dengan lingkungan kerja kita tetep harus berusaha memberikan yang terbaik yang kita bisa dan seandainya kita sudah berusaha memberikan yang terbaik tapi masih dianggap tidak becus kerja atau tidak bisa bekerja, ada baiknya mencari lingkungan yang sesuai dengan kemapuan kita.
masalah kita diperlakukan tidak baik atau sampai jadi korban bully temen kantor kita,
kalau dari aku ya, dari aku sendiri nih (murni pendapat pribadi lho ini ;D) lebih memilih untuk tetap kerja sebaik mungkin, semaksimal mungkin, memberikan yang terbaik yang kita bisa.
pasti ada pertanyaan "emang gak sakit hati kalau dapat  perlakuan  yang gak baik? kok masih bisa lebih milih sabar dan gak ngebales " atau
"emang gak sakit hati kalau jadi bahan tertawaan atau jadi bulan2an bahkan mungkin jadi korban bully gitu?"
jawabannya pasti sakit hati karena aku sendiri juga cuma manusia biasa bukan malaikat atau nabi (ehm...panjang ya jawabannya :D) tapi aku sebisa mungkin mengkoreksi diri sendiri dulu,
kenapa sampai aku diperlakukan seperti itu,
kalau memang kasalahan ada di aku, secepatnya coba memperbaiki diri tapi seandainya yang terjadi sebaliknya, aku akan berusaha sabar (walaupun susah ya, beneran....susah lho) dan cukup menyerahkan semua kepada YANG MAHA SEGALANYA karena aku yakin se yakin - yakinnya (hehehehehehe....LEBAY lagi deh) semua yang kita perbuat selama di dunia ini pasti ada balasannya dan balasannya bukan dari aku.
keyakinanku itu juga berlaku buat aku sendiri, gak ada pengecualian.
bukan berarti aku mendo'akan jelek seandainya ada temen kantor yang memperlakukan aku gak baik tapi aku hanya punya keyakinan kalau semua kejadian di dunia ini pasti ada balasannya, itu aja.

sebenernya kalau ada masalah itu jalan keluarnya simple,
cukup menghadapi masalah itu dengan APA ADANYA, jangan sampai emosi bisa mengendalikan logika kita.
(sumpah ini beneran susah banget, aku sendiri belum bisa menerapkan dan ngejalaninya).
jadi kalau ada masalah apapun termasuk masalah di kantor coba hadapi dan selesaikan dengan apa adanya dan jangan pakai emosi.